SANANA, Narasimalut.id – Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, mulai dimatangkan. Namun, hingga kini jadwal resmi pelaksanaan Musda untuk periode kepengurusan 2026–2031 belum ditetapkan.
Ketua Panitia Pelaksana Musda VI DPD II Partai Golkar Kepulauan Sula, Ikram Fataruba, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian jadwal dari DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

Ia menjelaskan bahwa, pembentukan panitia dilakukan melalui rapat pengurus pada 1 Oktober lalu. Dalam rapat tersebut, dirinya dipercayakan untuk memimpin panitia pelaksana Musda VI Golkar Kepulauan Sula.
“Dalam rapat sebelumnya, pengurus yang hadir membahas pembentukan panitia dan saya dipercayakan menjadi Ketua Panitia Pelaksana untuk Musda VI DPD II Partai Golkar Kepulauan Sula,” ujar Ikram kepada Narasimalut.id, Senin (19/10/2026).
Ia mengungkapkan, salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah rencana waktu pelaksanaan Musda. Namun, tanggal pelaksanaan masih menunggu keputusan resmi dari pengurus Golkar tingkat provinsi.
Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara, Alien Mus, serta pembahasan melalui pertemuan virtual, tanggal 24 Oktober sempat ditawarkan sebagai salah satu opsi pelaksanaan Musda.
“Untuk tanggal 24 Oktober yang sempat dimunculkan, itu masih sebatas tawaran waktu dari DPD I Provinsi. Jadi, belum menjadi jadwal resmi pelaksanaan Musda di Kepulauan Sula,” jelasnya.
Ikram menegaskan, kepastian jadwal akan disampaikan lebih lanjut oleh DPD I kepada DPD II setelah ada keputusan resmi. Karena itu, panitia saat ini masih menunggu arahan sembari mempersiapkan kebutuhan teknis pelaksanaan kegiatan.
Terkait bursa bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kepulauan Sula periode 2026–2031, Ikram menyebutkan bahwa panitia belum melakukan pembahasan ataupun menetapkan figur yang akan maju dalam kontestasi tersebut.
Ia mengatakan, nama-nama bakal calon nantinya akan terlihat secara terbuka ketika tahapan pendaftaran resmi dibuka oleh panitia. Dengan demikian, publik dapat mengetahui siapa saja figur yang akan bersaing memperebutkan posisi Ketua DPD II Golkar Kepulauan Sula.
“Sampai saat ini kami belum mengkaji atau memastikan siapa saja yang akan maju sebagai bakal calon. Nanti ketika pendaftaran dibuka, baru akan terlihat siapa saja yang masuk dalam bursa calon ketua,” katanya.
Di sisi lain, Ikram mengakui bahwa sejumlah kelengkapan administrasi dan berkas pendukung pelaksanaan Musda masih dalam tahap persiapan. Panitia terus berupaya melengkapi kebutuhan tersebut agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Ia menambahkan, dalam pertemuan virtual sebelumnya, panitia baru menerima arahan untuk bersiap menghadapi pelaksanaan Musda. Oleh sebab itu, fokus panitia saat ini adalah mematangkan persiapan teknis sambil menunggu keputusan resmi terkait jadwal kegiatan.
“Untuk sekarang, kami masih fokus pada persiapan teknis dan melengkapi administrasi yang dibutuhkan. Kami juga menunggu kepastian jadwal dari DPD I agar seluruh persiapan bisa disesuaikan dengan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan,” tutupnya. (Fan/red)

















