Narasimalut.id — Nasabah pengguna layanan dompet digital DANA, Noho Ahmad, mengeluhkan saldo miliknya yang berkurang akibat sejumlah transaksi yang menurutnya tidak pernah dilakukan.
Ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perhatian dan mengevaluasi aspek keamanan layanan untuk memastikan perlindungan terhadap konsumen.

Noho Ahmad mengatakan, dirinya mengetahui adanya transaksi setelah memeriksa riwayat transaksi pada akun DANA. Sejumlah transaksi tersebut tidak pernah dilakukan maupun disetujui olehnya.
Berdasarkan daftar transaksi yang diperlihatkan Noho, terdapat beberapa transaksi yang dipersoalkan, di antaranya Proteksi Xtra sebesar Rp1.500, transaksi Pulsa Indosat Rp150.000 dengan nominal pembayaran Rp149.500 ke nomor 085764711244, transaksi Pulsa Indosat Rp500.000 dengan nominal pembayaran Rp499.000 ke nomor yang sama, serta Pulsa Indosat Rp10.000 dengan nominal pembayaran Rp12.190.
Menurut Noho, seluruh transaksi tersebut bukan dilakukan olehnya. Ia mempertanyakan bagaimana transaksi dapat berlangsung menggunakan saldo pada akun DANA miliknya.
“Saya tidak pernah melakukan transaksi tersebut. Saya mengetahui transaksi itu setelah melihat riwayat di aplikasi DANA. Karena itu, saya meminta adanya penelusuran secara jelas bagaimana transaksi bisa terjadi,” ujarnya. Minggu, (4/10/2026).
Ia mengaku telah berupaya menghubungi layanan bantuan DANA untuk melaporkan persoalan tersebut dan meminta penjelasan. Namun, Noho berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara transparan sehingga terdapat kepastian mengenai penyebab berkurangnya saldo.
Noho juga meminta OJK memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut sebagai bagian dari perlindungan konsumen pengguna layanan keuangan digital.
“Saya berharap OJK dapat ikut mengawasi dan mengevaluasi sistem keamanan layanan. Pengguna tentu membutuhkan kepastian bahwa saldo mereka terlindungi dari transaksi yang tidak mereka lakukan,” katanya.
Ia meminta pihak DANA menelusuri setiap transaksi yang dipersoalkan, termasuk mekanisme transaksi dan tujuan pembayaran, serta memberikan penjelasan kepada dirinya sebagai pemilik akun.
Noho menegaskan, laporan tersebut disampaikan agar terdapat kejelasan mengenai transaksi yang tidak dikenalnya sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap keamanan layanan dompet digital.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab dan pihak yang melakukan transaksi tersebut belum dapat dipastikan. Narasimalut.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak DANA maupun OJK terkait persoalan tersebut. (red)

















