TALIABU, Narasimalut.id — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyalurkan bantuan paket nutrisi dan makanan bergizi kepada 28 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Desa Minton dan Desa Wahe, Selasa (20/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), yang bertujuan memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi keluarga berisiko.

Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi untuk mendukung pemenuhan asupan gizi bagi balita dan ibu hamil, sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Kepala DP3AKB Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan aksi nyata, kepedulian bersama, serta kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami di DP3AKB Pulau Taliabu berkomitmen untuk terus mendampingi dan memastikan keluarga berisiko stunting mendapatkan intervensi gizi yang tepat. Penyaluran bantuan nutrisi kepada 28 keluarga di Desa Minton dan Desa Wahe ini merupakan langkah nyata agar anak-anak di Taliabu dapat tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader desa bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) diharapkan terus melakukan pendampingan serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala.
Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga membutuhkan pendampingan keluarga secara berkelanjutan agar pemenuhan gizi dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos., mengapresiasi langkah DP3AKB Kabupaten Pulau Taliabu dalam melaksanakan intervensi melalui program GENTING.
Ansar berharap program tersebut dapat mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan orang tua asuh, dalam memperkuat upaya pencegahan stunting di Maluku Utara.
“Kami memberikan apresiasi atas komitmen dan aksi nyata DP3AKB Pulau Taliabu di lapangan. Kami berharap bantuan nutrisi melalui program GENTING ini dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima manfaat sehingga dapat mendukung upaya penurunan angka stunting,” kata Ansar.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peran aktif orang tua asuh agar program GENTING dapat berjalan secara berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Kolaborasi lintas sektor serta peran aktif para orang tua asuh perlu terus ditingkatkan demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat, unggul, dan bebas stunting,” tutupnya. (red)

















